Cara Mudah Membuat dan Menghapus Repository di GitHub
Cara Mudah Membuat dan Menghapus Repository di GitHub

Anda para programmer dan pembuat template pasti sudah sangat tidak asing lagi dengan sebuah website yang bernama GitHub. Ya, situs ini menyediakan hosting untuk file JS, CSS, HTML, dan bahasa pemrograman lainnya secara gratis. Bukan hanya gratis, layanan yang diberikan juga sangat bagus, seperti sudah menggunakan CDN, full speed, dan masih banyak lagi. Saya yakin walaupun anda menggunakan akun yang gratis, tetap berasa premium.

Salah satu fitur gratis rasa premium yang ada di GitHub adalah Repository.

Apa itu repository di GitHub?


Repository itu semacam gudang tempat penyimpanan, atau bahasa mudahnya folder. Gudang ini berfungsi untuk memilah dan mengelompokkan berbagai macam script yang anda host disana. Contohnya seperti ini:

Contoh Penampakannya

Pada gambar diatas terdapat 3 macam repository yang saya buat, ada Kode-Jarwo, HydroMagz, dan SeAMP. Repository Kode-Jarwo saya isi dengan semua script yang saya pakai untuk blog Kode Jarwo, HydroMagz saya isi dengan berbagai macam script untuk template Jarwo HydroMagz, dan SeAMP untuk menyimpan berbagai macam script untuk template Jarwo SeAMP.

Jadi "gudang penyimpanan" ini dapat memudahkan anda untuk mengelompokkan script yang sudah dihosting agar tidak ngambur...

Bagaimana Cara Membuat Repository di GitHub?


Mudah saja, silakan anda ikuti panduan berikut ini.


  • Silakan anda buka link berikut: https://github.com/new
  • Isi form yang tersedia dengan format seperti berikut ini:
    - Repository Name : Isikan dengan nama repository anda, contoh: Test
    - Description : Deskripsi, tidak usah diisi tidak apa-apa
    - Centang pada bagian Public, bukan Private
    - Centang pada bagian Initialize this repository with a README

Form Pembuatan


  • Tekan Create repository
  • Selesai...

Mudah saja bukan? Sekarang anda sudah bisa menghosting segala macam script yang anda buat disana, seperti JavaScript, CSS, HTML, dan lain sebagainya. Anda juga bisa menggunakan script yang dihosting tersebut untuk website anda dengan mengcopas linknya ke RawGit.

Cara Menghapus Repository di GitHub


Sama mudahnya dengan membuat, silakan anda ikuti panduan berikut ini:

  • Pertama buka terlebih dahulu repository anda, misal linknya seperti ini:
  • Kemudian, masuk ke bagian setting

Pilihan Setting

  • Silakan anda scroll ke bawah hingga ke bagian Danger Zone

Danger Zone !

  • Tekan pada bagian "Delete this repository"
  • Kemudian akan muncul lagi box konfirmasi seperti pada gambar dibawah ini. Isikan pada kolom yang tersedia disana dengan nama repository anda, lalu tekan tombol "I understand the consequences, delete this repository"

Konfirmasi Penghapusan

  • Selesai...

Mudah saja bukan? Bukan bermaksud promosi, tetapi saya sangat puas selama menggunakan GitHub ini, tentunya karena akses yang gratis rasa premium, unlimited, dan kecepatan host yang mantap...
Silakan pilih sistem komentar anda ⇛   

Silakan berkomentar dengan sopan. Jangan buang-buang waktu anda hanya untuk melakukan SPAM, Fake Account, dan Flamming disini.

Yuu Kode Jarwo
Yuu
# 10 Mei 2018 15.49

struktur templatenya sama kek nya,
yang beda itu nama CSS dan HTML nya itu.

Balas
Ozik Jarwo Kode Jarwo
Ozik Jarwo author
# 9 Mei 2018 21.15

Maaf nda bisa, soalnya dari struktur templatenya sudah beda, nanti kalau mau ditambah structured data takutnya tampilan jadi berubah/berhambur :D

Balas
Yuu Kode Jarwo
Yuu
# 9 Mei 2018 21.03

Klo pake Jasa SEO Template bisa diperbaiki pak?

Balas
Ozik Jarwo Kode Jarwo
Ozik Jarwo author
# 9 Mei 2018 19.57

Wadoo gitu ya pak... Berarti memang strukturnya beda. Saran saya ganti template aja supaya lebih SEO, soalnya structured data template yang dipake sekarang nda bagus, terlalu simpel, nda jauh beda sama template yang nda pakai structured data. Pasti banyak error di Webmaster Search Console...

https://search.google.com/structured-data/testing-tool/u/0/#url=https%3A%2F%2Fwww.animexiaomi.xyz%2F

Bedakan dengan strucutured data dari template yang masih fresh (dibuat kisaran tahun 2016-2018), atau coba cek strucutured data blog ini. Beda jauh...

Balas
Yuu Kode Jarwo
Yuu
# 9 Mei 2018 19.46

sudah dihapus semua pak yang berkaitan dengan #blog-pager,
struktur template nya emang beda, soalnya ini template orang luar.
kali bisa tolong dibantu ya pak

Balas
Ozik Jarwo Kode Jarwo
Ozik Jarwo author
# 9 Mei 2018 19.41

Bisa jadi karena struktur templatenya beda. Atau, buka Edit HTML, cari kode ini diatas /body, hapus kodenya, baru pasang ulang Load Morenya.

[pre]<script src='https://cdn.rawgit.com/Arleth98/Javascript/4c428df1/pagenavigation.js' type='text/javascript'/>[/pre]

Balas
Yuu Kode Jarwo
Yuu
# 9 Mei 2018 19.08

iya yang kaya gitu,
tapi gak work gan...
coba kunjungi blog nya www,animexiaomi,xyz

Balas
Ozik Jarwo Kode Jarwo
Ozik Jarwo author
# 9 Mei 2018 18.35

Auto Load atau Load More? Kalau Load More sudah pernah saya post disini: https://blog.kodejarwo.com/2018/02/cara-memasang-load-more-post.html

Balas
Yuu Kode Jarwo
Yuu
# 9 Mei 2018 17.11

Request Cara buat auto load blog pager bang

Balas