Cara Mengatasi Leverage Browser Caching Dari Script Google Analytics
Cara Mengatasi Leverage Browser Caching Dari Script Google Analytics

Lama nda update seputar PageSpeed Insights yah... Kali ini saya ingin update lagi seputar cara mengatasi leverage browser caching (manfaatkan penyimpanan cache browser) dari script Google Analytics.

Siapa sih blogger yang nda kenal Google Analytics? Semua sudah pasti pada kenal...

Dengan fiturnya yang menurut saya "canggih", yaitu dapat melihat pengunjung yang ada di blog kita secara real-time, membuatnya hampir semua situs yang ada di internet menggunakannya, termasuk saya juga.

Selain itu, data trafik yang ditampilkan juga sangat-sangat akurat. Saya pernah membuktikannya sendiri pada sebuah blog yang masih 0 trafik. Saya melihat data real-time nya, visitor aktif ada 1 (ya saya sendiri). Lalu, saya coba buka blog tersebut melalui handphone. Selang beberapa detik, visitor aktif langsung bertambah menjadi 2 (saya di laptop dan hp).

Iseng-iseng aja sih...

Nah yang menjadi topik permasalahannya ialah, bagi orang-orang perfeksionis (seperti saya ini), blognya selalu ingin tampil yang paling baik diantara yang lain, salah satunya pada bidang speed. Penggunaan Google Analytics dapat menyebabkan skor di PageSpeed Insights berkurang, sehingga blog saya skornya tidak 100 lagi...

Jujur aja, padahal cuma berkurang 1 persen doang, jadi 99%...

Setelah kesana kemari, akhirnya saya mendapatkan solusi, yaitu dengan menggunakan script Google Analytics versi Light oleh Jesse Luoto. Langsung saja kita simak pembahasannya ya...

Cara Mengatasi Leverage Browser Caching Dari Script Google Analytics


Pertama, simpan terlebih dahulu script Google Analytics anda yang lama di Notepad, lalu hapus yang ada di Edit HTML. Biasanya kurang lebih bentuk kodenya seperti ini:

<!-- Global site tag (gtag.js) - Google Analytics -->
<script async src="https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=UA-115195123-1"></script>
<script>
  window.dataLayer = window.dataLayer || [];
  function gtag(){dataLayer.push(arguments);}
  gtag('js', new Date());
  gtag('config', 'UA-XXXXX');
</script>

Simpan kode yang saya mark kuning diatas. Kode tersebut adalah ID tracking anda di Google Analytics.

Lalu, masih di Edit HTML, cari kode </body>, dan masukkan kode berikut ini tepat diatasnya:

<script async="async" src="https://cdn.jsdelivr.net/ga-lite/latest/ga-lite.min.js"/>
<script>
var galite = galite || {};
galite.UA = 'UA-XXXXX';
</script>
Ganti kode yang saya mark kuning dengan ID tracking Analytics yang sudah anda simpan tadi.

Kemudian simpan template dan lihat hasilnya. Silakan anda cek di PageSpeed Insights, apakah skor tetap jelek atau sudah bagus dari sebelumnya? Dan jangan lupa juga cek di Analytics, apakah mengalami error atau biasa saja?

Semoga artikel seputar cara mengatasi leverage browser caching Google Analytics dengan script Light diatas dapat bermanfaat bagi sobat...