Google PageSpeed Insights Update Januari 2018, Apa Yang Baru?
Google PageSpeed Insights Update Januari 2018, Apa Saja Perubahannya?

Sekitar 2-3 hari yang lalu, atau tepatnya tanggal 10 Januari, Google PageSpeed Insights (PSI) melakukan update pada toolsnya.

Pada saat itu, saya sempat dikontak oleh seorang teman saya melalui chat via Messanger, dia bertanya kepada saya apakah PageSpeed Insights ada update. Saya jawab tidak tahu, karena kebetulan saat itu saya sedang sibuk.

Malam harinya, disaat ada waktu luang, saya sempat mengecek kembali chat tersebut, kemudian mengecek skor di PageSpeed Insights.

Ternyata benar, Google PSI melakukan update pada tampilannya menjadi seperti ini:
 
Tampilan Baru Google PageSpeed Insights

Ada beberapa perubahan tampilan, seperti penambahan informasi seperti statistik waktu load blog dalam bentuk grafik, skor, dan teks, maupun statistik detail halaman.

Untuk lebih lengkap mengenai perubahannya, bisa anda simak penjelasan berikut.

Penambahan Data Kecepatan


Perubahan pertama dan yang paling mencolok yaitu grafik kecepatan distribusi pemuatan halaman. Grafik ini tidak muncul pada semua blog/web, hanya muncul pada situs-situs terkenal saja seperti Google, Yahoo, dan semacamnya.

Disana anda dapat menemukan 2 macam jenis saran kecepatan, yaitu FCP dan DCL. Mari kita bahas apa itu FCP dan DCL.

a. Apa itu First Contenful Paint (FCP) ?


First Contentful Paint, atau dalam bahasa Indonesianya yaitu "waktu saat pemunculan/penggambaran konten".

First Contenful Paint

Bahasa mudahnya, FCP itu berarti saat dimana pengunjung melihat bentuk visual blog anda, dalam bentuk keseluruhan. Atau biasa orang katakan saat halaman muncul sepenuhnya, tidak ada yang tertinggal.

FCP tampil di PageSpeed Insights dalam bentuk bar berwarna. Bar berwarna hijau menunjukkan seberapa banyak konten yang tampil cepat (dibawah 1.6 detik), bar berwarna kuning konten yang muncul sedang (dibawah 3 detik), dan bar berwarna merah menunjukkan konten yang paling lambat muncul (diatas 3 detik).

Semakin panjang bar hijau, semakin cepat pula blog anda loadingnya. FCP sendiri direkomendasikan oleh Google guna kepentingan User Experience.

b. Apa itu DOM Content Loaded (DCL) ?


DOM Content Loaded atau disingkat DCL memiliki arti dokumen HTML telah selesai dimuat dan diparse.

DOM Content LoadedDOM Content Loaded

Bahasa mudahnya, ketika anda membuka sebuah situs, lalu tekan Ctrl + U (inspect). Bila sudah muncul semua dan loading selesai, maka DOM sudah dimuat.

Mirip dengan FCP, DCL juga ditampilkan dalam bentuk bar berwarna. Google merekomendasikan saran ini bertujuan untuk mengurangi rasio bounce rate di blog. Bayangkan saja, bila loadingnya lambat, pasti visitor akan kabur dan mencari blog lain yang lebih cepat loadingnya.

Statistik Halaman


Selain kedua kategori distribusi pemuatan laman diatas, ada juga penambahan 1 fitur baru, yaitu Statistik Halaman. Letaknya tepat dibawah bar FCP dan DCL tadi.

Statistik Halaman

Statistik Halaman akan menampilkan berapa banyak proses bolak-balik tambahan (round trips), size halaman, dan waktu render. Contohnya seperti gambar diatas, statistik halaman Kode Jarwo. Semakin sedikit proses bolak-balik dan size, semakin cepat pula loading blog anda.

Perubahan Cara Kerja


Nah ini dia yang paling ditunggu-tunggu, yaitu perubahan pada cara kerjanya. Mirip seperti algoritma Google, cara kerja atau sering saya sebut "Algoritma PSI" juga selalu diupdate.

Pada update kali ini tidak ada saran baru, tetap ada 10.

Hanya saja ada prioritas lebih yang diberikan pada salah satu dari 10 masalah PageSpeed, yaitu waktu respons server.

Perubahan Cara Kerja

Bisa anda lihat pada gambar diatas. Hanya karena 1 masalah, yaitu waktu respons server, speed yang awalnya 100 berkurang drastis sebanyak 54 sehingga menjadi 46. Benar-benar memiliki prioritas yang sangat tinggi.

Mengapa waktu respons server menjadi prioritas?


Jelas menjadi prioritas, dikarenakan secepat apapun koneksi internet sang visitor, bila server dari blog/web itu sendiri lagi down/lambat, maka akan lama pula loadingnya. Bahkan bisa sampai 3x lipat.

Coba bayangkan saja, apa yang akan terjadi di blog anda. Tentu bounce rate blog langsung melonjak drastis.

Tetapi, kenapa hanya pada mobile?


Bila anda perhatikan dengan baik, pada gambar diatas skor merah hanya muncul pada bagian mobile, desktop tidak. Padahal keduanya sama-sama terkena masalah waktu respons server. Mengapa hal itu dapat terjadi?

Tentu jelas, dikarenakan menurut data yang saya dapat dari Moz, 78% lebih pengguna akhir-akhir ini mengakses internet menggunakan mobile. Sisanya menggunakan desktop. Juga, orang-orang jaman sekarang tidak suka yang namanya menunggu, mereka mau yang praktis dan cepat. Serasa 1 detik sangatlah berharga.

Jadi, sah-sah saja bila respons server mendapatkan prioritas tinggi oleh PSI.

Silakan pilih sistem komentar anda ⇛   

Silakan berkomentar dengan sopan. Jangan buang-buang waktu anda hanya untuk melakukan SPAM di sini.

Handy rusandi berbagi73 Kode Jarwo
Handy rusandi berbagi73
# 14 Agustus 2018 09.57

format origin:https://www.namablog.com biasanya akan muncul secara otomatis di page insight.
Jadi untuk yang visitornya masih sedikit, tidak muncul dan tidak bisa dilakukan test dengan menambahkan
"origin"

Balas
Adam B. Saputra Kode Jarwo
Adam B. Saputra
# 22 Juli 2018 18.57

Alternatif biasa pke orgin gan, formatnya jadi orgin:https://www.namablog.com

Balas
Ozik Jarwo Kode Jarwo
Ozik Jarwo author
# 3 April 2018 19.07

Perbanyak visitor, sama sedikit pendukung dari CrUX. Nanti muncul sendiri.

Kalau kurang paham maksud saya, nanti artikelnya menyusul...

Balas
reza harahap Kode Jarwo
reza harahap
# 3 April 2018 15.49

mas, itu biar informasi kecepatannya tampil saat kita ngetes di PSI, gimana ya? kan ada yang Unavailable tuh

Balas
Ozik Jarwo Kode Jarwo
Ozik Jarwo author
# 16 Januari 2018 17.52

Kalau ada dana cukup, langsung sikat aja gan templatenya, dibeli. Soalnya template mas Adhy jangan ditanyakan lagi kualitas SEO nya...

Balas
Obiy Shinichi Kode Jarwo
Obiy Shinichi
# 15 Januari 2018 23.02

Iya sih bang. Tapi kalau melirik ke template kang Adhy langsung ngiler. Hehe. Mobile dan desktopnya kenceng.

Balas
Ozik Jarwo Kode Jarwo
Ozik Jarwo author
# 15 Januari 2018 18.39

Yap. Sayangnya pakai AMP bisa membuat skor PageSpeed turun karena ada beberapa JS yang nda boleh dipercepat. Tapi AMP jos hanya untuk Mobile.

Balas
Obiy Shinichi Kode Jarwo
Obiy Shinichi
# 15 Januari 2018 15.30

Dan jelas sudah, kita juga diminta untuk segera menggunakan AMP HTML. Hehehe.

Balas