CMS WordPress VS Joomla, Mana Yang Lebih Unggul Dan Cocok Untuk Anda?
WordPress vs Joomla, mana yang paling tepat untuk Anda gunakan dalam membuat konten untuk website Anda? Dalam hal pembuatan konten yang bisa langsung diunggah ke website keduanya disebut dengan CMS atau Content Management System yaitu sebuah aplikasi atau interface yang bisa digunakan untuk membuat, mengedit, dan mengelola konten-konten digital yang akan menjadi bagian dari isi sebuah website. Penggunaan CMS memang tidak berkaitan langsung dengan infrastruktur dari website itu sendiri tapi menggunakan CMS yang tepat akan memudahkan Anda untuk membuat konten dengan kualitas yang bagus dan bisa membantu Anda untuk mencapai target yang diinginkan dengan konten. WordPress dan Joomla adalah dua CMS paling populer saat ini. 

CMS yang Anda pilih setidaknya harus:
  1. Mudah digunakan baik untuk pemula hingga yang expert
  2. Punya fitur yang bisa berguna untuk website dan tujuan bisnis
  3. Fleksibilitas (apakah bisa digunakan untuk berbagai macam OS atau spesifik saja) dan kecepatan (instalasi, konfigurasi, cara kerja, loading page, dll)
  4. Fitur keamanan bagus dan memiliki dukungan teknis yang bisa diandalkan
Untungnya, dua CMS yang akan kami bahas kali ini setidaknya memiliki keempat kualitas di atas. Jadi di antara CMS Wordpress vs Joomla mana yang lebih unggul dan paling tepat untuk website Anda?

Apa itu WordPress?
WordPress adalah platform CMS yang paling populer digunakan saat ini. Paling populer artinya ia digunakan oleh sebagian besar website yang ada di dunia sekarang. Sebanyak 30% dari seluruh jumlah website yang online di dunia saat ini menggunakan WordPress sebagai CMS jadi tidak heran jika platform ini adalah nama yang paling umum Anda dengar. Saking populernya sekarang banyak jasa web hosting yang menawarkan sekaligus untuk menginstall WordPress langsung untuk jadi CMS Anda. 

Kebanyakan website yang dibuat dengan menggunakan WordPress adalah website yang berbasis blog sehingga CMS dari platform ini memiliki banyak keunggulan dalam hal penggunaan, fitur, dukungan teknis, hingga sistem keamanannya. Ditambah lagi dengan pengembangan WordPress yang open source dengan anggota komunitas yang cukup besar sehingga pengguna WordPress secara tidak langsung mendapatkan keuntungan dukungan teknis dari para developer profesional yang ada di seluruh dunia. WordPress biasanya akan direkomendasikan bagi pemula karena kemudahan penggunaannya tapi ia juga memuaskan digunakan bagi yang sudah berpengalaman.

Apa itu Joomla?
Joomla juga merupakan platform CMS yang open source dan gratis untuk mempublikasikan konten ke website. Joomla adalah CMS paling populer nomor dua setelah WordPress meski angkanya memang terpaut cukup jauh. Joomla menguasai sekitar 6,6% dari total jumlah website yang ada saat ini jadi jika dibandingkan dari segi popularitasnya, CMS Wordpress vs Joomla dimenangkan oleh WordPress. Tapi bukan berarti kualitas CMS Joomla kalah jauh lho dengan WordPress.

Joomla memberikan cara kerja CMS yang juga mudah untuk digunakan, mobile-ready, artinya konten yang Anda unggah ke website akan teroptimasi secara otomatis untuk pengguna yang mengakses situs menggunakan mobile gadget. Sama halnya dengan WordPress, Joomla juga gratis untuk digunakan dan menyediakan ribuan fitur serta desain yang bisa Anda pilih untuk membuat website terlihat lebih menarik dan bisa tinggi konversinya. 

Dilihat dari aspek SEO-nya
SEO atau Search Engine Optimization adalah proses dan usaha-usaha yang dilakukan untuk mengoptimasi website agar bisa mendapatkan peringkat yang tinggi di hasil pencarian mesin pencari. Biasanya mesin pencari yang jadi acuan adalah Google tapi ada juga mesin pencari lainnya seperti Bing dan Yahoo. Pentingkah mendapat posisi atas di hasil pencarian? Sangat penting. Karena berdasarkan data menyebutkan bahwa halaman website yang mendapat peringkat pertama di hasil pencarian mendapatkan 33% dari traffic organik. Artinya makin tinggi peringkat Anda makin banyak traffic organik yang masuk ke website maka makin banyak orang tahu mengenai konten Anda, brand Anda, bisnis Anda, dan sebagainya. 

Jika dilihat dari aspek SEO-nya, perbandingan WordPress vs Joomla terlihat lebih unggul sedikit untuk Joomla. Hal ini disebabkan karena Joomla memungkinkan penggunanya untuk memasukkan meta description dan meta keywords saat membuat konten baru. Kedua hal tersebut memudahkan mesin pencari melakukan crawling pada websites untuk menentukan posisi yang pas bagi konten tersebut di hasil pencarian. Tapi di sisi lain WordPress memiliki Yoast SEO yang merupakan plugin populer yang bisa membantu pengguna meningkatkan teknik SEO-nya dengan cara yang lebih mudah dimengerti. Joomla pun memiliki plugin yang serupa yaitu Easy Frontend SEO tapi performanya tidak sebagus dan fiturnya tidak selengkap Yoast. 

Dilihat dari segi keamanannya
Website yang Anda miliki harus aman, sementara itu serangan di dunia nyata tidak pernah makin surut yang ada justru makin bervariasi jenis-jenis serangan sehingga penting bagi Anda untuk mengenali kemampuan CMS dalam menjaga keamanan website Anda. Bagi Anda penggemar WordPress sayang sekali harus merelakan kemenangan WordPress vs Joomla untuk Joomla. Kelebihan WordPress yang menyediakan ribuan plugin dan tema untuk desain website yang lebih ciamik justru jadi salah satu titik kelemahan dari segi keamanannya. Setiap website bisa jadi menggunakan plugin dan tema yang berbeda, padahal tidak mudah untuk memantau keamanan dari setiap aplikasi yang dipasang jadi resiko keamanannya lebih besar.

Selain itu WordPress adalah CMS yang digunakan oleh sebagian besar website yang ada di dunia, menjadikannya sasaran besar bagi para peretas untuk menyerang website dan melakukan tindakan-tindakan yang membahayakan keamanan data website yang menggunakan WordPress. Selain itu WordPress juga tidak dibekali dengan fitur keamanan standar seperti SSL dan 2FA kecuali Anda mendapatkannya dari layanan web hosting atau mendapatkannya dari plugin. Beda dengan Joomla yang sudah dilengkapi dengan SSL dan 2F tanpa konfigurasi tambahan dari pengguna, memiliki ekstensi keamanannya sendiri dan ekstensi tersebut terus diperbarui oleh para developers

Dilihat dari segi kustomisasi desain
Perbandingan WordPress vs Joomla lanjut ke bagian tersedianya fitur-fitur yang memungkinkan pengguna masing-masing CMS untuk membuat desain website yang keren dan bisa memberikan user experience yang tinggi. Kalau untuk urusan satu ini antara Joomla dengan WordPress sebenarnya sama-sama memiliki keunggulannya masing-masing. Bagi Anda yang tidak terlalu suka dengan pilihan yang tiada habisnya Joomla akan lebih nyaman untuk Anda gunakan sehingga Anda tidak harus menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memilih satu dari sekian banyak tema yang akan menjadi wajah dari desain website yang Anda inginkan.

Tapi jika dilihat dari jumlah tema dan plugin-nya jelas WordPress lebih unggul dibandingkan dengan Joomla karena lagi-lagi karena digunakan oleh sebagian besar website di dunia wajar jika opsi untuk memilih tema dan plugin pun jumlahnya ribuan. WordPress juga memiliki komunitas developers yang cukup masif di mana mereka dengan senang hati menyediakan tema-tema dan plugin dengan berbagai macam fungsi untuk digunakan oleh para pengguna WordPress baik secara gratis maupun premium, plus dilengkapi dengan dukungan teknisnya. Jadi jika dalam memilih CMS Anda lebih suka yang lebih banyak opsinya dan memiliki performa aplikasi fitur yang lebih baik secara keseluruhan, WordPress lebih unggul dalam hal ini.

Potensi CMS untuk website
Baik WordPress maupun Joomla memberikan kesempatan bagi yang tidak paham dengan bahasa pemrograman untuk bisa membuat website-nya sendiri dan mengelolanya sendiri tanpa dibantu oleh profesional. WordPress meski dikenal sebagai CMS yang lebih banyak digunakan untuk membuat blog namun sebenarnya bisa digunakan untuk membuat berbagai macam jenis website lainnya termasuk untuk membuat landing page, e-commerce, profil perusahaan, portofolio, dan sebagainya.

Sedangkan Joomla dikenal sebagai CMS yang lebih powerful untuk membuat website yang lebih kompleks dan bagus untuk membuat website yang bisa dikembangkan lebih lanjut ke depannya.
Tapi bagi Anda yang sebelumnya belum pernah menggunakan CMS atau baru awal-awal membuat website sendiri, WordPress lebih cocok untuk Anda pelajari karena mekanisme penggunaannya yang lebih ramah terhadap pengguna pemula. Sementara Joomla memiliki learning curve yang lebih sulit dan tidak semudah WordPress dalam membuat konten dan mengunggahnya ke website hanya dalam hitungan menit. 

Dilihat dari segi biayanya
WordPress vs Joomla mana yang lebih mahal? Sayangnya mahal atau murahnya biaya yang dibutuhkan untuk membuat website tidak tergantung dengan CMS yang Anda gunakan. WordPress dan Joomla sama-sama menyediakan platform secara gratis namun untuk bisa menggunakannya Anda harus punya hosting dulu di mana untuk punya hosting maka Anda harus beli. Beli hosting sekarang banyak yang jual kok di Indonesia, Anda tinggal pilih mana penyedia hosting dengan layanan, spesifikasi, dan harga yang paling pas dengan kebutuhan Anda. Harga hosting pun macam-macam biasanya untuk kebutuhan personal hanya dibutuhkan beberapa puluh ribu saja per bulan, tapi untuk website skala besar seperti untuk perusahaan besar atau website dengan traffic yang tinggi maka biayanya pun lebih mahal.

WordPress dan Joomla sama-sama didukung dengan supply tema/template dan plugins yang cukup banyak dengan berbagai macam fitur dan fungsinya. Ada yang gratis tapi ada juga yang harus bayar per bulan. Anda sah-sah saja menggunakan tema dan plugins yang gratisan tapi biasanya versi premiumnya dilengkapi dengan dukungan teknis yang lebih responsif dan update dan memiliki fitur keamanan yang lebih baik sehingga website Anda tidak mudah diserang. Jadi mana yang lebih mahal antara WordPress dengan Joomla? Tergantung dengan hosting yang Anda gunakan dan pemilihan tema serta plugin

Kelebihan dan kekurangan WordPress vs Joomla
WordPress adalah CMS yang paling banyak digunakan oleh website di seluruh dunia, bukan berarti ia tidak punya kelemahan. Demikian juga dengan Joomla yang meski punya beberapa kelemahan seperti pembahasan perbandingan WordPress vs Joomla di atas, ia juga memiliki keunggulannya sendiri sehingga menduduki posisi kedua sebagai CMS terpopuler setelah WordPress. Untuk lebih detailnya simak tabelnya berikut ini. 

WordPress
Joomla
Kelebihan
Karena mainstream CMS ini punya komunitas developers yang cukup kuat
Tidak membutuhkan pengetahuan bahasa pemrograman untuk bisa mengutak atik desain website, meski bagi yang bisa coding akan bisa mendapatkan performa yang lebih maksimal
Penggunaan yang mudah terutama untuk pemula yang juga bisa jadi tempat untuk meningkatkan keahlian dalam hal manajemen konten
Bagus digunakan untuk membuat berbagai macam jenis website 
Tersedia ribuan plugins gratis maupun berbayar
Bisa digunakan untuk membuat website dengan multi user dan website interaktif seperti forum, toko online, social networking, intranet platform, dan masih banyak lagi lainnya
Tema dan plugins didesain untuk meningkatkan proses SEO
Didukung dengan ekstensi (plugins, templates, komponen, library, dll) dengan jumlah yang cukup banyak dan tidak memberikan banyak beban pada website dalam hal kecepatan
Bisa dipasang plugins untuk ecommerce seperti WooCommerce 
Built-in SEO tools sehingga tidak harus cari ekstensi eksternalnya
Bisa membuat berbagai macam website hanya dengan menginstal plugin, misalnya Anda bisa menggunakan bbPress untuk membuat forum berbasis WordPress
Bagus digunakan untuk website yang akan dikembangkan dengan menggunakan lebih dari satu bahasa. Joomla mendukung 70 bahasa asing melalui ekstensi
Cocok untuk membuat blog
Gratis
Tim developers yang rajin untuk merilis update patch baru sehingga keamanan platform cukup baik
Website bisa dibuka dengan lebih cepat
Mobile friendly
Kekurangan 
Agak sulit untuk mengutak atik desain website
Lebih kompleks penggunaannya dibandingkan dengan WordPress
Update yang sering bisa jadi beban untuk server Anda dan seringkali update yang baru tidak mendukung lagi untuk plugins yang versi lama
Pencarian ekstensi tidak semudah WordPress seperti misalnya minimnya informasi mengenai rating, jumlah pengguna, dan deskripsi fungsinya
Website rawan kena serangan cyber 
Lebih sering update dibandingkan WordPress sehingga jika menggunakan ekstensi versi yang lama seringkali tidak kompatibel dengan versi Joomla yang baru
Masih memiliki resiko keamanan karena kepopulerannya meski resikonya tidak sebesar WordPress

Kesimpulan
Sudah jelaskah perbandingan antara CMS WordPress vs Joomla di atas? Kira-kira mana yang paling pas dengan kebutuhan Anda? Apabila Anda adalah seorang pemula yang belum pernah menggunakan CMS, WordPress bisa jadi pilihan pertama Anda untuk membuat sebuah website. WordPress juga bisa jadi pilihan yang lebih pas bagi Anda yang ingin lebih mudah dalam menemukan segala sesuatu yang berhubungan dengan membuat desain website jadi lebih bagus dan memiliki fitur yang lengkap. Meski tidak memiliki perangkat built-in untuk SEO, tapi website yang dibangun dengan menggunakan WordPress bisa dengan mudah dioptimasi dengan menggunakan berbagai macam plugin dan juga tema yang sudah didesain untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan posisi tinggi di hasil pencarian. 

Jika Anda ingin menggunakan WordPress, rekomendasi utama kami untuk hosting dan domain adalah Niagahoster. Di layanan hosting asal Jogja ini, Anda bisa mendapatkan fitur-fitur khusus WordPress. Dari login otomatis, auto update WordPress, force https, hingga staging & cloning. Fitur-fitur seperti ini tidak bisa Anda dapatkan di layanan hosting lain! Jadi jika ingin lebih mudah lagi dalam mengelola WordPress, Niagahoster adalah solusinya! Apalagi Anda bisa mendapatkan hosting murah gratis domain. Cukup menggiurkan, bukan?